Ilmu Sosial

MISKIN = TAKDIR

·      Memandang kemiskinan sebagai bawaan lahir , adalah dalih ketidakmampuan seseorang untuk hidup mandiri .

·      Menjadi kaya atau miskin bukanlah bentuk kesepakatan . Melainkan komitmen pada diri sendiri yang ada setelah proses kelahiran .

·      Seseorang akan menjadi miskin apabila dia berkomitmen untuk menjadi Malas.

Kemalasan dalam bentuk lain, yaitu :

·      Malas Berfikir  – Lebih banyak memikirkan kemiskinan dibandingkan memikirkan bagaimana caranya eluar dari kemiskinan .

·      Malas Berhemat – Lebih banyak menghemat tenga dibandingkan menghemat pendapatan .

·      Malas Bersyukur – Lebih sering memandang keurangan diri sebagai ketida adilan Tuhan, dibandingkan Mensyukuri sambil mengoreksi diri .

DEFINISI UMUM KEMISKINAN II

·      Bank Dunia – Bahwa aspek kemiskinan yaitu pendapatan yang rendah , kekuranag gizi atau keadaan kesehatan yang buruk serta pendidikan yang rendah .

·         Bank dunia mengukur garis kemiskinan berdasarkan pada pendapatan sesorang kurang dari US$1 (Purchasing Power Parity) perkapita/hariu.

·      BPS Dn Depsos – Kemiskinan adlah ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan pokok minimum .

·         Tingkat kemiskinan didasarkan pada jumlah rupiah konsumsi berupa makanan yaitu kurang dari 2100 kilo kalori /orang/perhari dan konsumsi non makanan.

·      Kemiskinan adalah maslah multimenasional

·         Sulit Mengukurnya .

·         Perlu Kesepakatan “Pendekatan pengukuran” yang dipakai.

DEFINISI UMUM KEMISKINAN III

·       Kemiskinan Relatif

·         Seseorang dikatakan berada didalam kelompok kemiskinan relatif , jika pendapatannya berada di bawah pendapatan di sekitarnya, atau dalam kelompok , atau dalam kelompok masyarakat tersebut , ia berada di laapisan paling bawah .

·         Bisa jadi meskipun pendapatannya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok , namun karena di bandingkan masyarakat di seitarnya, pendapatnnya di nilai rendah .

·         Amerika Serikat menggunakan indikator kemiskinaan semacam ini .

·      Kemiskinan Absolut

·         Dilihat dari kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok (sandang, pangan, pemukiman, pendididkan, dan kesehatan).

·         Jika Pendapatan seseorang dibawah pendapatan minimal untuk memenuhi kebutuhan pokok , maa ia di sebut miskin .

·         Indonesia menggunakan indikator jenis ini .

·      Kemiskinan Struktural

·         Kemiskinan yang di sebabkan Struktur dan sistem ekonomi yang timpang dan tidak berpihak pada si miskin, sehingga memunculkan masalah-masalah struktural ekonomi yang makin meminggirkan orang miskin .

·      Kemiskinan Kultural

·         Dikaitkan dengan budaya masyarakat yang “menerima” kemiskinan yang terjadi pada dirinya, bahkan tidak merespons usaha-usaha pihak lain membantunya keluar dari kemiskinan tersebut.

GARIS KEMISKINAN

·      Badan pusat statistik ( BPS ) mengukur garis kemiskinan  dengan pendapatan konsumsi sejalan dengan pendekatan Bank Dunia.

·      Garis kemiskinan tersebut di ukur dari kemampuan membeli bahan makanan akeuivalen dengan 2100 kalori perkapita per hari dan biaya untuk memperoleh kebutuhan minimal akan barang/jasa, pakaian, perumahan, kesehatan, transportasi, dan pendidikan.

Mengartikan Kemiskinan dangen melihgat berbagai dimensi

       Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan konsumsi dasar (sandang, pangan, papan);

       Tidak adanya akses terhadap kbutuhan hidup dasar lainnya( Kesehatan, pendidian, sanitasi, air bersih, dan transportasi);

       Tidak adanya jaminan masa depan (karena tudak adanya investasi untuk pendidikan dan keluarga);

       Kerentanan terhadap gincangan yang bersifat individual maupun massal;

       Rendahnya kualitas sumber daya manusia dan keterbatasan sumber daya alam;

       Tidak dilibatkan dalam kegitan sosial masyarakat;

       Tidak adanya akses dalam lapangan kerja dan mata pencharian yang kesinambungan .

       Ketidak mampuan berusaha karena cacat fisik maupun mentala ;

       Ketidak mampuan dan ketidak beruntungan sosial (anak-anak terlantar, wanita korban kekerasan rumah tangga, janda miskin, kelompok marjinal, dan terpencil).

About uwieskala

Pecinta Orgnisasi dan Musik

Posted on Agustus 31, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: